Sendy EDM Campaign Specialist
Budget / SalaryHourly project
TypeFreelance project
LocationRemote
Posted2 hours ago
Menulis brief proyek yang efektif sangat penting agar Anda bisa mendapatkan proposal yang berkualitas dan memastikan pekerja lepas (freelancer) memahami apa yang Anda butuhkan. Berdasarkan praktik terbaik (dan melihat brief yang sedang Anda tulis di layar, yang omong-omong, sudah sangat bagus!), berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menyusunnya:
### 1. Judul Proyek yang Spesifik dan Jelas
Jangan gunakan judul yang terlalu umum seperti "Butuh Bantuan Pemasaran". Gunakan judul yang langsung merangkum peran atau hasil akhir yang Anda inginkan.
* **Contoh yang baik:** *"Sendy EDM Campaign Specialist"* (seperti yang Anda gunakan).
### 2. Latar Belakang dan Konteks Singkat
Berikan gambaran singkat tentang bisnis Anda dan mengapa proyek ini ada. Freelancer perlu memahami "gambaran besarnya" agar pekerjaan mereka sejalan dengan tujuan brand Anda.
* *Misalnya:* "Saya mengelola beberapa merek yang mengandalkan pemasaran email dan membutuhkan spesialis untuk menjaga kelancaran kampanye."
### 3. Ruang Lingkup Pekerjaan & Tugas Spesifik (Scope of Work)
Ini adalah inti dari brief Anda. Gunakan poin-poin (bullet points) agar mudah dibaca. Jelaskan dengan detail apa yang harus mereka kerjakan sehari-hari.
* **Sertakan:** Platform yang akan digunakan (mis. Sendy, Mailchimp), jenis pekerjaan (membuat *template*, membersihkan daftar email, dll.), dan aset apa saja yang akan Anda sediakan (teks, gambar).
### 4. Keahlian dan Pengalaman yang Dibutuhkan
Sebutkan dengan jelas perangkat lunak (*software*), bahasa pemrograman, atau keterampilan spesifik yang wajib dikuasai. Jangan biarkan freelancer menebak-nebak apakah mereka memenuhi kualifikasi Anda.
### 5. Kriteria Keberhasilan (KPI)
Jelaskan bagaimana Anda akan mengukur performa mereka. Jika pekerjaan tersebut berkelanjutan, freelancer yang profesional akan sangat menghargai kejelasan ini.
* **Contoh:** "Kita akan memantau *open rate*, CTR, rasio *bounce/spam*, dan pendapatan per email."
### 6. Waktu, Zona Waktu, dan Logistik
Beri tahu mereka kapan pekerjaan harus diselesaikan atau seberapa sering mereka harus melapor. Jika Anda membutuhkan mereka untuk online pada jam tertentu, sebutkan zona waktu Anda secara eksplisit.
* **Contoh:** "Saya berbasis di Manila (waktu Filipina) dan lebih suka berkolaborasi di zona waktu yang sama."
### 7. Instruksi Pengajuan (Opsional tapi Direkomendasikan)
Untuk menyaring pelamar yang tidak membaca deskripsi dengan teliti, tambahkan instruksi khusus di akhir brief. Misalnya, "Sertakan kata 'Email Ninja' di awal proposal Anda" atau "Tolong lampirkan 2 contoh *template* email yang pernah Anda buat."
---
**Tips Tambahan:**
* **Gunakan Format yang Bersih:** Paragraf yang panjang membuat orang malas membaca. Gunakan pemformatan teks tebal (**bold**) dan daftar (seperti yang Anda lakukan di layar Anda) agar bagian-bagian penting menonjol.
* **Jujur dan Realistis:** Jangan menjanjikan pekerjaan jangka panjang jika Anda hanya butuh bantuan satu kali, dan pastikan beban kerja sesuai dengan anggaran yang Anda tawarkan.
### 1. Judul Proyek yang Spesifik dan Jelas
Jangan gunakan judul yang terlalu umum seperti "Butuh Bantuan Pemasaran". Gunakan judul yang langsung merangkum peran atau hasil akhir yang Anda inginkan.
* **Contoh yang baik:** *"Sendy EDM Campaign Specialist"* (seperti yang Anda gunakan).
### 2. Latar Belakang dan Konteks Singkat
Berikan gambaran singkat tentang bisnis Anda dan mengapa proyek ini ada. Freelancer perlu memahami "gambaran besarnya" agar pekerjaan mereka sejalan dengan tujuan brand Anda.
* *Misalnya:* "Saya mengelola beberapa merek yang mengandalkan pemasaran email dan membutuhkan spesialis untuk menjaga kelancaran kampanye."
### 3. Ruang Lingkup Pekerjaan & Tugas Spesifik (Scope of Work)
Ini adalah inti dari brief Anda. Gunakan poin-poin (bullet points) agar mudah dibaca. Jelaskan dengan detail apa yang harus mereka kerjakan sehari-hari.
* **Sertakan:** Platform yang akan digunakan (mis. Sendy, Mailchimp), jenis pekerjaan (membuat *template*, membersihkan daftar email, dll.), dan aset apa saja yang akan Anda sediakan (teks, gambar).
### 4. Keahlian dan Pengalaman yang Dibutuhkan
Sebutkan dengan jelas perangkat lunak (*software*), bahasa pemrograman, atau keterampilan spesifik yang wajib dikuasai. Jangan biarkan freelancer menebak-nebak apakah mereka memenuhi kualifikasi Anda.
### 5. Kriteria Keberhasilan (KPI)
Jelaskan bagaimana Anda akan mengukur performa mereka. Jika pekerjaan tersebut berkelanjutan, freelancer yang profesional akan sangat menghargai kejelasan ini.
* **Contoh:** "Kita akan memantau *open rate*, CTR, rasio *bounce/spam*, dan pendapatan per email."
### 6. Waktu, Zona Waktu, dan Logistik
Beri tahu mereka kapan pekerjaan harus diselesaikan atau seberapa sering mereka harus melapor. Jika Anda membutuhkan mereka untuk online pada jam tertentu, sebutkan zona waktu Anda secara eksplisit.
* **Contoh:** "Saya berbasis di Manila (waktu Filipina) dan lebih suka berkolaborasi di zona waktu yang sama."
### 7. Instruksi Pengajuan (Opsional tapi Direkomendasikan)
Untuk menyaring pelamar yang tidak membaca deskripsi dengan teliti, tambahkan instruksi khusus di akhir brief. Misalnya, "Sertakan kata 'Email Ninja' di awal proposal Anda" atau "Tolong lampirkan 2 contoh *template* email yang pernah Anda buat."
---
**Tips Tambahan:**
* **Gunakan Format yang Bersih:** Paragraf yang panjang membuat orang malas membaca. Gunakan pemformatan teks tebal (**bold**) dan daftar (seperti yang Anda lakukan di layar Anda) agar bagian-bagian penting menonjol.
* **Jujur dan Realistis:** Jangan menjanjikan pekerjaan jangka panjang jika Anda hanya butuh bantuan satu kali, dan pastikan beban kerja sesuai dengan anggaran yang Anda tawarkan.
Apply on Freelancer →
Project sourced from Freelancer.com. Applications happen directly on the original platform — we never collect your data.